kodealam bandar togel terpercaya width=
Agen TOGEL supertogel

Polisi Amankan Pria yang Jual Anak Rp 30 Juta di Medsos

Polisi mengamankan pria yang diduga mem-posting menjual anak laki-lakinya seharga Rp 30 juta di media sosial. Pria itu diamankan polisi di rumahnya di Jalan Doho, Dampit, Kabupaten Malang.

“Yang bersangkutan sudah kami amankan di rumahnya. Hasil dari penyelidikan menemukan keberadaan pria tersebut,” kata Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung kepada detikcom, Sabtu (10/2/2018).

Yade menyebut bahwa pria tersebut tengah dimintai keterangan soal postingannya yang diduga menjual bocah laki-laki yang merupakan anaknya sendiri. “Sedang kami mintai keterangan, soal postingan yang diunggah di media sosial itu (jual anak

Menurut Yade, jika memang terbukti, maka pria berinisial AB itu dapat dijerat soal penjualan anak, dan ada ancaman hukumannya. Tetapi, untuk saat ini tengah dilakukan penyelidikan untuk membuktikan tindak pidana yang dilakukan. “Bisa dijerat pidana, ada ancaman hukumanya,” sambung Yade.

Seorang bocah laki-laki dijual seharga Rp 30 juta melalui media sosial. Postingan dari salah satu akun di facebook itu viral dan banyak mendapatkan reaksi dari warganet.

Seorang bocah laki-laki dijual seharga Rp 30 juta melalui media sosial. Postingan itu viral dan banyak mendapatkan reaksi dari warganet.

Banyak kecaman disampaikan warganet atas postingan di akun tersebut. Akun yang mengaku seorang pria itu juga menyertakan foto bocah yang hendak dijual dengan sepenggal kalimat ‘Siapa yang butuh anak, ini anaq te tak jual 30 juta ayo ayo harga pas…jika minad inbok ya serius ini…jangan lupa inbok ya’.

Beberapa akun mencoba inbox, namun justru diblokir. Sontak perlakuan ini membuat geram warganet. “Mari tak komen brandane, Malah aku diblokir,” tulis salah satu akun dalam komentarnya, Sabtu (10/2/2018).

Hal sama juga dialami akun lain yang juga turut diblok setelah mengomentari postingan. Netizen akhirnya semakin kompak untuk memviralkan.

Akun lain mengomentari “Saya adalah budhe dari anak ini…posisi kami sedang sulit…saya ada d hongkong…sedang ibu si anak sedang proses ke hongkong…tolong Dulurr mohon bantuannya…lapor ke pihak berwajib…saya akan segera urus kepulangan ke indo…biar hak asuh ada d tangan saya….terima kasih infonya..”.

Di banyaknya komentar, ada sebagian menulis jika pemilik akun sudah meminta maaf.

Polisi akan menelusuri kebenaran dari postingan tersebut. Penyelidikan pun dimulai dari pemilik akun yang pertama mem-posting-nya. “Coba kami cek dan telusuri dahulu soal postingan tersebut,” ujar Kasubag Humas Polres Malang AKP Farid Fathoni saat dikonfirmasi detikcom.

Sementara itu, Polsek Dampit juga mengaku belum mendapatkan laporan mengenai postingan pria diduga berada di Jalan Doho, Kelurahan Dampit, Kabupaten Malang, itu. “Belum ada laporan, coba kami telusuri di alamat yang disebutkan (Jalan Doho),” terang Kanitreskrim Polsek Dampit AKP Sholeh Mashudi.

Sebuah akun di media sosial mem-posting akan menjual anak lelaki Rp 30 juta, viral di medsos. Pria yang diduga bapak dari bocah itu akhirnya meminta maaf melalui akun yang sama .

“Maaf jika aq salah karena dia aq jadi gak sadar dan jujur aq tak punya keniatan untuk perjalanan jualan anak demi Allah gak ada niatan buat melakukannya, saat itu aq memang sedang stres dan sangat bingung karena dia bikin aq semalam tak sadar aq Terbawa emosi…dan aq tak i gak apa apa lagi…dan semua itu aq hanya becanda dan aq tak akan pernah untuk menjualnya karena dia satu satunya yang aku punya…? maaf untuk semuanya….aq bener gak sadar…?”.

Tulisan permintaan maaf itu diunggah pada 8 Febuari 2018 malam. Postingan ini dibagikan oleh sebuah akun dalam komentarnya atas postingan di sebuah grup facebook. Akun lain turut memposting seraya mengomentari permintaan maaf tersebut.

Sementara akun lain menyebut bahwa pria tersebut adalah suami dari adiknya tengah dalam proses akan bekerja ke luar negeri.

Aparat kepolisian tengah menyelidikan kebenaran dari postingan yang mendadak viral di media sosial tersebut. “Kami akan mengecek kebenarannya,” ujar Kasubag Humas Polres Malang AKP Farid Fathoni saat dihubungi detikcom, Sabtu (10/2/2018), siang.

Melalui akunnya, Farid juga memberikan komentar, jika polisi akan melakukan penyelidikan.

Dari penelusuran detikcom, akun pria yang akan menjual anaknya tersebut sudah tak ditemukan kembali

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *