kodealam bandar togel terpercaya width=
Agen TOGEL supertogel

Pencuri Mobil di Pesanggrahan Sudah Beraksi Puluhan Kali

www.kilastogel.com

Polisi menangkap dua pelaku lain berinisial R dan BK dalam kasus pencurian mobil di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Komplotan pencuri itu telah beraksi sebanyak lebih 30 kali sejak 2016.

“Dari hasil pemeriksaan ketiga pelaku sudah melakukan aksinya sejak tahun 2016 dan diperkirakan sudah lebih 30 kali di daerah Jaksel dan Jakbar dengan sasaran mobil yang sedang diparkir dan kurang pengawasan di malam hari (jam 2-4 dinihari),” kata Kasat Reskrim Polres Jaksel AKBP Bismo Teguh dalam keterangannya

Bismo menerangkan total telah ada tiga tersangka yang telah diamankan dalam kasus pencurian itu yakni, AS, R dan BK. Ketiga pelaku berbagi peran dalam melancarkan aksinya.

“AS berperan sebagai sopir atau joki, R dan BK berperan sebagai eksekutor,” tutur Bismo.

Dijelaskan Bismo, cara pelaku mencuri mobil adalah biasanya terlebih dahulu masuk ke kolong mobil untuk memutus kabel yang tersambung ACCU. Setelah itu, pelaku membuka kap mesin dan membobol lubang kontak dengan menggunakan bor listrik.

“Selanjutnya pelaku menghidupkan mesin dengan menggunakan kunci kontak yang sudah disiapkan,” jelasnya.

Setelah mobil berhasil dicuri, pelaku menjual kendaraan tersebut kepada penadah dengan harga sekitar Rp 15-20 juta. Uang yang didapat kemudian dibagi-bagi oleh ketiga orang tersebut.

“Penyidik saat ini masih melakukan pengembangan guna mengecek TKP lain maupun barang bukti yang sudah dijual kepada penadah,” ujarnya

Sebelumnya, polisi menangkap AS pencuri mobil Toyota Avanza bernomor polisi B 1358 SIM milik Andar Jaya di Pesanggrahan. AS ditangkap di Subang pada Selasa (27/2).

Dari hasil pengembangan, polisi kemudian menangkap dua pelaku lain pada Kamis (8/3) lalu. Atas perbuatannya, pelaku disangkakan pasal 363 KUHP.

Tim Polres Jakarta Selatan dan Polres Subang menangkap AS pencuri mobil di Pesanggrahan. AS ditangkap kurang dari 24 jam.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Mardiaz Kusin menjelaskan kasus ini bermula saat korban bernama Andar Jaya pulang ke rumahnya di Jalan Merpati Pesanggrahan, Jaksel, pada Minggu 25 Februari 2018 pukul 21.30 WIB. Andar lalu memarkirkan mobil Toyota Avanza bernomor polisi B 1358 SIM di depan rumahnya.

Mobil tersebut masih ada saat anak Andar pulang pukul 01.00 WIB. Andar baru menyadari mobil itu raib setelah istrinya memberitahu pada pukul 05.00 WIB.

“Andar baru menyadari kendaraannya tidak ada pada pukul 05.00 WIB setelah salat subuh, setelah isteri korban memberitahukan pada korban, bahwa kendaraan korban yang terparkir di luar depan rumah korban sudah tidak ada,” kata Mardiaz dalam keterangannya, Rabu (28/2/2018).

Polisi kemudian menyelidiki kasus pencurian mobil tersebut dan menangkap AS di Bojong, Subang, Jawa Barat, Senin (26/2) pukul 23.00 WIB. AS berperan sebagai sopir dalam pencurian tersebut. Pelaku lain masih diburu.

“Tim telah mengamankan satu orang yang diduga merupakan pelaku (sebagai pilot/sopir) tindak pidana pencurian kendaraan bermotor roda empat berikut barang bukti,” jelasnya.

Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit mobil yang dicuri, KTP, SIM, kartu ATM, duah rumah kunci kontak copotan, satu buah obeng, satu buah alat cek saldo kartu E-Toll, dua buah dompet, ponsel, buah air soft gun jenis revolver merk Python 357, satu buah kunci mobil duplikat dan asli dan STNK. Atas perbuatannya, pelaku disangkakan pasal 363 KUHP.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *