kodealam bandar togel terpercaya width=
Agen TOGEL supertogel

Kapal Angkut 300 Ton Solar Diamankan

www.kilastogel.com

Polairud Baharkam Mabes Polri mengamankan kapal yang membawa ratusan ton solar di perairan Bandar Surabaya. Ratusan ton solar itu dibawa oleh kapal SPOB Agung Jaya 1 yang tengah berlayar dari Surabaya menuju Gresik.

Dalam pemeriksaan, kapal tak memiliki izin pengangkutan bahan bakar minyak dari kementerian terkait.

Kami sedang lakukan patroli rutin menggunakan kapal Kakaktua-5012. Kami lalu menemui adanya kapal itu (SPOB Agung Jaya) berlayar dari Pertamina Surabaya menuju Gresik. Setelah kami lakukan pemeriksaan tak memiliki izin angkut dari Kementerian ESDM.

Jimmy menerangkan patroli menggunakan Sea Rider digelar secara rutin di bawah naungan Kasubdit patroli air Direktorat Polairud Korpolair Baharkam Polri yang dipimpin oleh Kombespol Makhruzi Rahman.

High speed diesel atau solar yang dibawa sebanyak 300 ton. Rencananya bahan bakar minyak tersebut akan dibawa menuju Gresik sebelum tertangkap oleh kami.

dugaan penyalahgunaan pengangkutan BBM jenis solar oleh Kapal SPOB Agung Jaya 1 telah melanggar Pasal 53 Huruf b jounto Pasal 23 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2002 tentang Migas.

Kini tengah dilakukan pemeriksaan dan penyitaan kapal SPOB Agung Jaya 1 beserta dokumen-dokumen yang ditemukan untuk dijadikan barang bukti.

Dalam pemeriksaan, Polairud mengungkap bahwa kapal SPOB Agung Jaya 1 dinakhodai oleh Haris Abdu Salam dan pemilik kapal adalah PT Bahari Berkah Madani ,Untuk penanganan lebih lanjut, tersangka (nakhoda) bersama barang bukti kami bawa ke Polairud Polda Jawa Timur.

Oknum polisi yang diduga menjadi bos penjualan secara ilegal bahan bakar jenis solar pernah bertugas di Ditpolair Polda Jawa Tengah di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang sebelum mutasi ke Polres Purworejo.

Bripka berinisial TW tersebut saat ini masih menjalani pemeriksaan bersama nahkoda kapal NS. Sebelumnya, Ditpolair Polda Jateng mengamankan kapal kayu bermuatan 10 ton solar, beserta seorang nahkoda.

Penangkapan dilakukan oleh patroli Polair Mabes Polri hari Selasa (24/7/2018) lalu. Saat itu kapal BKO dari Ditpolair Baharkam Mabes Polri, Kapal Sikatan melakukan patroli, dan menemukan kapal tanpa nama dan tidak dapat menunjukkan surat dokumen yang dibutuhkan.

Dari hasil pengembangan, ternyata kapal tersebut merupakan milik seorang anggota kepolisian yang bertugas di Polres Purworejo. Polisi tersebut juga diduga sebagai pemilik bisnis jual-beli solar ilegal itu.

Direktur Polairud Polda Jateng Kombes Pol Andreas Kusmaedi menuturkan di hadapan awak media bahwa sebelum mutasi ke Polres Purworejo, Bripka TW pernah bertugas di Ditpolair Polda Jateng.

Namun, dirinya memastikan mutasi tersebut bukan karena kinerja buruk, melainkan alasan TW memang bertempat tinggal di Purworejo.

Kinerjanya ya lumayan. Pindah ke Purworejo memang itu permintaan yang bersangkutan. Mutasi sekitar satu tahun lalu, Untuk saat ini, oknum polisi dan nahkoda masih dalam pemeriksaan. Namun, pihaknya tidak melakukan penahanan karena ancaman hukuman kurang dari lima tahun.

“Proses pidana masih berjalan. Kami periksa yang bersangkutan. Begitu pula dengan kode etik juga terus dilakukan,”

Pihaknya masih belum dapat memberikan keterangan solar “kencingan” secara detil. Namun, diduga itu didapat dari kapal dan akan dijual kepada nelayan-nelayan.

“Ini masih dalam pengembangan. Untuk saat ini masih kami mintai keterangan sebagai saksi. Nanti bisa jadi tersangka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *