kodealam bandar togel terpercaya width=
Agen TOGEL supertogel

Mengenal Kawasan Ekonomi Khusus Singhasari Malang

Kabupaten Malang dan Jawa Timur kini punya sebuah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari. Kawasan ini bakal semakin mendorong Bromo Tengger Semeru sebagai salah satu destinasi wisata kelas dunia yang ada di Indonesia.

Kawasan Ekonomi Khusus Singhasari berada di atas lahan seluas lebih dari 120 hektare (ha) di Singhasari, Malang. Terdiri dari dua zona yaitu pariwisata dan pengembangan teknologi. Ada deregulasi dan kemudahan segala pelayanan perizinan.

“Alur perizinan tidak rumit, sehingga hanya butuh satu atau dua hari bagi investor mengurus persyaratan untuk masuk KEK Singhasari

memudahkan investor, berupa tidak ada pajak maupun retribusi perizinan yang masuk kawasan ini. Pemerintah membenahi infrastrukktur dan kebutuhan dasar lainnya seperti air, listrik sampai jaringan internet untuk mendukung kawasan ini.

KEK Singhasari juga untuk mendukung wisata Bromo Tengger Semeru, satu dari 10 destinasi wisata prioritas nasional. Agar obyek wisata itu bisa jadi destinasi kelas dunia. Diharapkan turut menggenjot angka wisatawan mancanegara di Jawa Timur.

Bila pada 2018 angka wisman sebanyak 300 ribu orang, berikutnya ditarget bisa sampai 1 juta wisman masuk Jawa Timur. Atau setara 1,2 miliar dolar Amerika Serikat dengan average spending per arrival sebesar 1.200 dolar Amerika Serikat.

Atraksi wisatanya kelas dunia, maka akses ke sana juga harus kelas dunia. Bandara di Malang harusnya juga jadi internasional. Untuk akses jalan tol terus dibenahi,

Semua investasi yang masuk di kawasan khusus ini harus sesuai zonasi. Pihak swasta selaku pengusul KEK Singhasari memiliki site plan pengembangan kawasan. Setiap tahun bakal terus dievaluasi apakah sudah sesuai atau tidak. Evaluasi terus selama 3 tahun ke depan.

“Pengembangan di dalam kawasan jadi tanggung jawab operator. Kalau pembenahan di luar kawasan dibantu pemerintah provinsi dan pusat

Museum Singhasari berada di atas lahan seluas 2 ribu meter peresegi. Lahan dan museum itu hibah dari pihak swasta pengusul sekaligus pengelola KEK Singhasari. Pengelolaannya ada di bawah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, jadi aset Pemkab Malang.

Sejauh ini museum baru dilengkapi dengan replika arca peninggalan kerajaan Singhasari yang kini disimpan di Universitas Leiden, Belanda, serta terdapat sejumlah diorama yang bercerita tentang Ken Arok, sosok pendiri kerajaan tersebut.

Harapan kami dengan penetapan kawasan khusus ini bisa semakin mempercepat pengembangan museum
Kegiatan seni dan budaya melibatkan pelajar bakal rutin digelar setidaknya tiap bulan sekali dengan menggandeng Dinas Pendidikan sehingga gairah seni tumbuh dan berdampak pula pada masyarakat di sekitar kawasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *